Permainan Tradisional Terbaik untuk Anak PAUD

Tradisi permainan tradisional adalah aset warisan budaya yang sangat berharga. Didalamnya terdapat nilai-nilai luhur yang bisa jadi tidak didapat pada permainan modern.

congklak
kumparan.com

Sebut saja mengakarkan akan nilai sosial untuk mengajarkan kekompakan, solidaritas, kerjasama, tolong menolong dan menerima kekalahan. Selain itu, permainan tradisional juga mampu melatih seseorang agar berpikir cepat dalam pengambilan keputusan, kritis, logis dan seimbang.

Permainan Tradisional Terbaik untuk Anak PAUD

Di kota Jogja khususnya, permainan tradisional kerap dipakai untuk menerapkan pendidikan anak usia dini. Berbagai permainan tradisional mempunyai filosofi masing-masing di setiap gerakannya.

Berikut  ini beberapa permainan tradisional terbaik untuk anak PAUD yang sering diterapkan di berbagai daerah khususnya di Jogja.

1. Petak Umpet

Permainan tradisional ini dapat dengan mudah ditemukan baik di lingkungan sekolah maupun di sekitar rumah. Guru maupun orang tua bisa mengajak anak untuk mengeksplorasi berbagai ruang atau lingkungan di mana mereka berada.

Dalam memainkan permainan petak umpet ini, terdapat nilai-nilai penting untuk membangun kepribadian anak. Misalnya interaksi sosial, keberanian dan fisik. Keinginan anak bersembunyi akan mendorong mereka secara otonom untuk mengeksplorasi area di sekitarnya.

2. Congklak

Permainan tradisional terbaik selanjutnya untuk anak PAUD berikutnya adalah congklak. Permainan ini memakai media biji-bijian beraneka ukuran dan juga papan.

Untuk memainkan congklak dibutuhkan dua pemain. Selain belajar untuk mengelompokkan benda sesuai bentuknya maupun membedakan benda yang besar dan kecil, permainan congklak ini juga mengajarkan anak tentang aspek sosial, moral agama dan juga emosional.

3. Kelereng

Rekomendasi permainan tradisional terbaik untuk anak PAUD yang lain adalah kelereng. Permainan ini bisa dibilang sangat murah namun memiliki nilai positif.

Para orang tua dapat mengajak anak untuk memainkan kelereng di sekitar rumah.  Ketika bermain kelereng, mereka akan belajar bagaimana caranya agar tetap fokus dan presisi, komunikasi dan juga analisis peluang. Permainan ini dapat dilakukan lebih dari 1 pemain.

4. Engklek

Permainan ini juga sangat recommended untuk dicoba. Para orang tua cukup menyediakan kapur guna menggambar area permainan, sebidang area berukuran 3×3 m, dan pecahan batu/ genteng.

Permainan tradisional ini dapat dimainkan baik oleh perempuan atau laki-laki. Engklek dapat dimainkan oleh dua orang pemain atau lebih dengan jumlah maksimal pemain 5 orang saja.

Medan permainan ini terdiri atas 9 kotak yang dibagi menjadi 3 buah kotak berbentuk horizontal, kemudian disambung tiga kotak secara vertikal, lalu ditambah dengan 1 kotak di bagian atas dan dua kotak horizontal.

Satu persatu pemain engklek melompati kota tersebut mulai dari awal sampai akhir dengan berjinjit atau menggunakan satu kaki. Apabila kaki terjatuh, maka pemain harus meletakkan pecahan batu/ genteng di kotak terakhir untuk tanda awal saat pemain tersebut mendapatkan giliran.

5. Lompat tali

Permainan tradisional yang sering dimainkan oleh anak PAUD yang lain adalah lompat tali. Jenis permainan ini akan menguji ketangkasan pemain/ anak.

Anak akan diajak bermain dengan melompati tali yang dibuat dari tali tambang maupun karet. Para orang tua dapat membuat kreasi tali sendiri dari karet warna-warni supaya lebih menarik.

Caranya pun sangat mudah, yakni dengan menyambungkan karet yang sudah disediakan satu per satu sampai membentuk tali panjang. Setelah itu, anda bisa mengikat bagian ujungnya. Panjang tali bisa dibuat sesuai selera. Namun untuk permainan lompat tali berkelompok bisa dibuat tali yang lebih panjang.

Nah, itu tadi rekomendasi permainan tradisional terbaik untuk anak PAUD yang sering dimainkan para anak usia dini untuk membantu tumbuh kembang mereka. Selain itu, dengan permainan ini maka anak akan merasa lebih bahagia dalam menikmati dunianya.

Tinggalkan komentar