Optimalisasi Peran Ibu Dalam Hadapi Covid-19

Sosok ibu dalam sebuah rumah tangga sudah tidak bisa diragukan kembali. Dalam konteks kekinian secara tidak langsung peran ibu dalam hadapi Covid-19 tentu sangat besar.

peran ibu hadapi covid-19
kanalparenting.com

Seperti yang kita tahu saat ini dimana pandemi bisa jadi masuk gelombang kedua. Hal ini ditandai dengan meningkatnya jumlah kasus yang terus meningkat dan belum ada tanda-tanda akan berakhir dalam waktu dekat.

Dimana ia akan berjibaku menjadi garda terdepan dalam hadapi pandemi. Bukan hanya sebatas tenaga medis semata tapi ia juga akan menjadi orang yang paling gencar dalam tindakan preventif.

Namun demikian dalam peran ibu dalam hadapi Covid-19 ia tak bisa sendiri. Harus didukung oleh seluruh anggota keluarga yang ada di dalamnya. Dalam hal ini tentu saja ada peran ayah dan anak.

Terlebih saat ini dimana era normal baru harus dijalankan. Dimana semua kegiatan kini dipusatkan di rumah.

Bila orang tua pada awalnya harus bekerja dari kantor maka kini mau tidak mau harus work from home atau bekerja dari rumah. Sementara itu anak yang semula belajar di sekolah tapi kini mereka harus menjalani study from home atau belajar di rumah.

Peran Ibu Dalam Hadapi Covid-19

Keluarga layaknya sebuah tim sepakbola dan dalam hal ini peran ibu sangat penting. Layaknya playmaker dimana ia harus mengatur serangan maupun bertahan untuk bisa menang melawan Covid-19.

Strategi diambil harus terukur dengan benar. Salah sedikit bisa jadi yang dimulai akan berakhir sia-sia. Tahu kapan akan melempar bola ke depan dan menjaga serangan agar tidak kebobolan.

Benar saat ini vaksin telah ada dan pemerintah tengah gencar melakukan vaksinasi tapi tetap saja prinsip ke hati-hatian harus tetap dijalankan. Terlebih proses vaksinasi belum berjalan sempurna.

Artinya potensi untuk terjadi penularan itu masih bisa terjadi. Bagi mereka yang telah divaksin dan kebal masih bisa menjadi pembawa virus atau carrier bagi mereka yang belum vaksinasi.

Tak mau terjadi maka peran keluarga sebagai entitas organisasi pun sangat diharapkan. Dan mereka yang miliki kontrol penuh sudah pasti harus melibatkan peran ibu dalam hadapi Covid-19.

Tak salah memang kalau ada pepatah surga itu ada di bawah telapak kaki ibu. Mengingat peran mereka yang sangat krusial dan bisa menjadi manusia serba bisa dalam hal apapun.

Demi menjaga keutuhan keluarga maka ia akan bersiap dan siaga 1×24 jam. Menjadi peran apapun sesuai dengan kebutuhan mulai dari peran guru, dokter, chef hingga tukang bersih-bersih akan dilakoni.

Belum lagi bagi mereka yang dihadapkan pada satu kondisi, menjadi single parent atau tulang punggung keluarga. Mereka adalah sebaik-baiknya “malaikat” yang hadir secara nyata untuk anak-anaknya.

1. Edukasi atau Mendidik terkait Protokol Kesehatan

Protokol kesehatan harus tetap dijalankan apapun alasannya. Dalam hal ini pastinya peran ibu sangat dinantikan guna memastikan tindakan tersebut berjalan dengan baik.

Bagaimana ia akan tegas mendidik atau mengeduksi seluruh anggota keluarga yang ada. Terutama anak-anak yang masih kecil dimana proses pendidikan ini tidak bisa dilakukan sekali saja.

Harus ada pembiasaan bagi seluruh anggota keluarga untuk taat dengan protokol kesehatan. Satu saja ada yang abai maka bisa gagal dalam proses penanganan Covid-19 di lingkungan keluarga.

2. Mendisiplinkan Seluruh Perilaku

Selain edukasi peran ibu yang tak kalah penting adalah mendisiplinkan perilaku seluruh anggota keluarga. Wajib pakai masker saat keluar rumah, rajin cuci jangan, jaga jarak adalah sebuah keharusan.

Tak cukup hanya itu saja tapi juga harus menjauhi kerumunan dan menjaga tidak ada mobilisasi. Terutama dengan tegas harus disampaikan kepada mereka yang ada aktivitas di luar rumah.

Sebisa mungkin kegiatan cukup di dalam rumah. Beruntung saat ini dengan hadirnya teknologi digital dimana semua pekerjaan bisa diselesaikan kapanpun dimana pun.

3. Mempersiapkan dan Memenuhi Kebutuhan Hidup

Seperti yang telah saya singgung diatas bahwa ibu tak ubahnya seorang playmaker dalam sebuah prtandingan. Ia akan mempersiapkan dan memenuhi kebutuhan seluruh anggota keluarga.

Dari urusan perut, kebersihan, pakaian hingga semua akan diatur dengan baik. Tak perlu takut kelaparan meski di rumah saja, tak perlu bosan atau mati gaya saat berada di rumah karena ada banyak hal bisa dilakukan bersama-sama.

Segala cara akan ibu lakukan untuk menjaga daya tahan tubuh selama pandemi. Mulai dari hanya mengkonsumsi aneka makanan sehat dan bergizi hingga bisa jadi ditambah suplemen kesehatan berbahan herbal.

4. Memelihara Kesehatan Mental

Pandemi berkepanjangan dan hal ini berdampak pada semua bidang. Tak terkecuali akan memengaruhi kesehatan mental anggota keluarga yang ada.

Di media begitu mudah kita temukan mereka yang stres dan frustasi hingga kemudian ambil jalan pintas yang melanggar hukum dan norma. Tak ingin ini terjadi maka peran ibu tentu sangat dinantikan.

Bagaimana ia akan menjadi konselor dan motivator yang ulung. Meski tidak tersertifikasi tapi bakat naluri yang akan menuntun untuk membawa keluarga ke arah yang yang lebih baik.

Selain 4 hal diatas pastinya sosok ibu akan tetap menjadi seorang teman yang baik bagi seluruh anggota keluarga, partner yang serasi bagi pasangan, dan ekspert dalam hal apapun.

Dengan melihat peran penting ibu dalam hadapi covid-19 dan menjaga keutuhan keluarga. Sudah sepantasnya seluruh anggota keluarga bahu membahu dan kerja sama untuk bersama-sama lepas dari pandemi.

Dan bagi para ibu bila butuh asupan informasi menarik tentang dunia keluarga khususnya dari sudut pandang ibu-ibu maka jangan lupa untuk berlangganan Ibupedia. Satu situs yang bisa menjawab kebutuhan para ibu agar mereka makin tahu akan banyak hal.

Tinggalkan komentar