Penyebab Gigi Anak Hitam dan Solusinya

Miliki anak usia balita kita itu sering merasa cemas bila melihat gigi anak hitam. Ada sesuatu yang tidak beres dan butuh tindakan segera agar kondisi ini tidak semakin parah.

penyebab gigi anak hitam
shutterstock.com

Benar, bila anak-anak usia tersebut cenderung makan apa saja yang ada. Dan setelah itu enggan membersihkan secara berkala dengan gosok gigi.

Bila terus berlanjut bisa jadi kelak ia akan merasa tidak percaya diri dan bertanya,”Kenapa gigi saya berbeda dengan anak-anak yang lain?”

Tak ingin berlanjut tentu kita sebagai orang tua harus mampu mengedukasi dengan baik. Membahasakan sesuatu yang mudah dimengerti tanpa anak merasa terhakimi.

Penyebab Gigi Anak Hitam

Gigi anak hitam bukan terjadi secara tiba-tiba. Ada proses yang terjadi didalamnya dan seringkali tidak disadari oleh anak maupun orang tua.

Kondisi ini bukan hal aneh dan cenderung dikatakan sesuatu yang umum terjadi pada anak-anak. Namun faktanya tidak demikian, di mana dalam kondisi ini anak sedang tidak baik-baik saja.

Harus ada yang diubah atau perbaiki. Terutama dalam pola makan dan membersihkan gigi setiap harinya.

Pada umumnya gigi berwarna putih kekuningan. Warna ini berasal dari jumlah kalsium yang ada pada lapisan luar keras gigi yang biasa disebut lapisan enamel.

Enamel ini bila tidak dijaga dengan baik maka akan menipis. Tak hanya itu saja bila dalam kondisi kotor maka gigi akan menjadi hitam.

Pada umumnya, penyebab gigi anak hitam ada 2 faktor yakni faktor intrinsik atau penyebab dari dalam dan faktor ekstrinsik atau penyebab dari luar.

Namun penyebab gigi hitam pada anak yang mudah terlihat antara lain:

1. Tidak menjaga kebersihan gigi

Menggosok gigi secara teratur menjadi solusi terbaik untuk menjaga kebersihan dan kesehatan gigi. Kegiatan ini haruslah dilakukan secara baik pada pagi hari maupun malam jelang tidur.

Tidak gosok gigi tak ubahnya memberi kesempatan kuman untuk berkembang. Terlebih dengan adanya sisa makanan menjadikan kuman lebih subur.

2. Mengonsumsi makanan dan minuman tertentu

Pada umumnya anak-anak suka mengkonsumsi makanan dan minuman yang manis. Sebut saja gula-gula, permen atau coklat.

Rasa manis ini akan mudah menempel pada gigi dan memberi dampak tidak baik bila tidak segera dibersihkan. Selain itu bisa jadi dalam makanan tersebut terkandung bahan kimia yang tidak baik untuk gigi.

3. Karang gigi

Dalam jangka waktu lama bila tidak dibersihkan maka akan timbul karang gigi atau plak keras yang menumpuk pada gigi. Karang ini akan terbentuk ketika bakteri dalam mulut bercampur dengan sisa makanan.

Karang gigi ini pada sebagian orang akan berwarna hitam. Dan bila telah muncul baru bisa dibersihkan dengan teknik scalling.

4. Cedera gigi

Faktor lain yang membuat gigi anak hitam adalah cedera atau jatuh dan menyebabkan luka pada gigi. Pada sebagian kasus pasca jatuh ini ada ke dalam dalam pembentukan enamel gigi.

Tak hanya itu saja, bila terjadi pendarahan dalam gigi pun akan menyebabkan warna gigi berubah. Maka gigi anak hitam pun tak akan terhindarkan.

5. Gigi berlubang

Anak-anak yang jarang gosok gigi memiliki kemungkinan gigi berlubang jauh lebih tinggi daripada mereka yang rajin sikat gigi. Gigi hitam ini bisa jadi karena adanya bakteri yang merusak enamel gigi.

Sebisa mungkin untuk rajin sikat gigi dengan pasta gigi yang tepat. Terdapat kandungan aktif yang tidak saja membersihkan tapi juga membunuh kuman yang ada agar gigi berlubang tidak semakin parah.

6. Penggunaan obat tertentu

Tanpa disadari anak-anak yang diharuskan mengkonsumsi obat tertentu miliki gigi hitam atau tidak sebagaimana mestinya. Sebagai contoh mereka yang mengkonsumsi antibiotik tetrasiklin dan doksisiklin.

Di mana dampak dari obat ini akan mengurangi proses pembentukan enamel gigi. Termasuk di dalamnya bisa mengurangi warna putih alami gigi.

7. Masalah genetik

Pada beberapa kasus juga ditemukan gigi hitam pada anak lebih dikarenakan faktor genetik. Orang tua yang miliki gigi hitam memiliki kecenderungan lebih besar miliki anak gigi hitam pula.

Hal ini dikarenakan adanya satu gen yang tidak berfungsi optimal sehingga berpengaruh pada enamel gigi. Dan selanjutnya warna gigi pun akan berubah menjadi hitam.

8. Kelainan enamel gigi

Kemungkinan terakhir gigi hitam pada anak dikarenakan adanya kelainan enamel gigi. Kondisi tak biasa ini menyebabkan pewarnaan dari dalam gigi.

Sebagai contoh kelainan enamel gigi adalah hipoplasia enamel. Hal ini menyebabkan enamel menipis sebelum waktunya dan membuat gigi berubah warna.

Cara Mengatasi Gigi Hitam pada Anak

Untuk satu kondisi yang cukup parah ada baiknya langsung di bawa ke dokter gigi untuk mendapat treatment khusus. Namun sebelum itu terjadi para orang tua hendaknya paham betul akan tindakan atau pencegahan yang bisa dilakukan.

Apabila gigi hitam itu disebabkan karang, jelas treatment yang bisa dilakukan tentu saja dengan scaling. Dan apabila kondisi ini disebabkan gigi berlubang maka dokter akan menambal bagian gigi yang berlubang.

Edukasi pada anak akan pentingnya menjaga kesehatan gigi harus ditekankan sejak dini. Di mana para orang tua harus secara pro aktif mengajarkan kegiatan baik ini.

Bukan hanya menyuruh atau memberikan perintah tapi akan lebih baik bila kegiatan ini dilakukan bersama-sama. Dalam proses ini orang tua pun bisa melihat proses sikat gigi anak dan bila belum benar maka bisa diajarkan harusnya seperti apa.

Tinggalkan komentar