Hal-hal Penting Mengenai Cara Mendidik Anak Laki-laki Sejak Bayi

Orang tua haruslah memahami bagaimana cara mendidik anak laki-laki sejak bayi secara tepat. Bukan hanya bagi kesehatan sang bayi tapi juga untuk kearifan dalam menjalankan orang sebagai orang tua.

cara mendidik anak laki-laki
kanalparenting.com

Tentu bukan hal yang main-main, menjadi orang tua berarti siap menanggung beban dalam merawat dan membesarkan anak. Satu kali 24 jam selama 7 hari penuh energi lebih harus disiapkan untuk bahu membahu bersama pasangan merawat, membesarkan dan mendidik anak.

Hal Tak Terduga Ketika Menjadi Orang Tua

Merawat serta mendidik anak memang telah menjadi kewajiban dan tanggung jawab sebagai orang tua. Baik putra maupun putri pasti mempunyai keunikan atau ciri khas tersendiri sehingga menciptakan tantangan khusus dalam menjalankan peran ayah dan ibu bagi sang anak sehingga banyak hal tak terduga terjadi.

1. Bayi Perempuan Lebih Cepat Bisa Bicara

Sebagai orang tua ‘baru’ tentu pasangan belum memiliki pengalaman riil maka mungkin akan sedikit terkejut. Salah satu fakta tersebut adalah bayi perempuan ternyata lebih cepat untuk mampu bicara daripada bayi laki-laki. Namun tidak perlu cemas, fakta tersebut adalah sebuah kenormalan.

2. Perbedaan Kemampuan Berempati

Fakta selanjutnya adalah bahwa bayi perempuan lebih mampu berempati daripada bayi laki-laki. Rupanya hal ini merupakan fakta yang cukup konsisten terjadi pada banyak kasus orang tua. Anda dapat menjumpai realitas ini ketika bayi telah menginjak usia muda dan memasuki masa pertumbuhan.

Baca juga: Mengenal Metode Parenting Islami

Cara Mendidik Anak Laki-laki

Ada banyak cara tentunya bagi para orang tua untuk mendidik anak, khususnya mereka yang berjenis kelamin laki-laki. Salah sedikit bisa jadi akan berakibat fatal, terlebih bila tidak segera dilakukan recovery

Oleh karena itu menjadi penting untuk memahami cara mendidik anak laki-laki agar ia bisa tumbuh optimal. Dan berikut setidaknya yang bisa dilakukan para orang tua tentang cara mendidik anak laki-laki yang baik:

1. Komunikasi Kunci Edukasi

Salah satu faktor penting dalam keberhasilan cara mendidik anak laki-laki sejak bayi adalah komunikasi. Terkhusus kepada anak laki-laki yang lebih kurang mampu merasa empati kepada lingkungan sekitar. Maka latihlah keterampilan komunikasi anak sejak dini.

Komunikasi merupakan keterampilan yang akan berguna dalam banyak hal di masa depan sang anak. Segala bidang profesi tentu membutuhkan kemampuan komunikasi yang baik guna membangun kerja sama yang baik.

2. Pembatasan Akses Gadget

Oleh karena itu, mendidik anak perihal komunikasi perlu menjadi prioritas dalam rutinitas sehari-hari. Akan tetapi orang tua sering kali melakukan kesalahan terutama tentang bagaimana cara mendidik anak laki-laki yang tepat.

Misalnya, ketika anak merengek atau menangis lalu orang tua lantas memberi gadget kepada sang anak. Nah, hal semacam inilah yang harus mendapat kebijakan kontrol orang tua.

Sebagai orang tua pastilah ingin menghabiskan banyak waktu bersama buah hatinya. Namun faktanya seringkali orang tua melakukan kesalahan-kesalahan pragmatis seperti di atas.

Maka sebisa mungkin dekatkan diri dengan mendidik anak dengan intim. Masa anak-anak tentu tidak akan lama sebelum mereka beranjak remaja dan dewasa.

Sebetulnya pengenalan anak kepada gadget di usianya yang masih bayi bukan cara mendidik anak laki-laki sejak bayi yang benar. Usia bayi harusnya penuh akan pendidikan intens dari orang tuanya sebab tak lama dari itu ia akan segera masuk sekolah dan mengenal dunia luar lebih luas lagi.

Pengenalan gadget kepada anak sejak usia bayi akan memiliki efek jangka panjang kepada tumbuh kembangnya. Mulai dari sensitivitas terhadap sekitar, keaktifan gerak sampai kesehatan penglihatan dan organ tubuh lainnya.

Selain itu, anak yang terkungkung dalam dunianya sendiri dengan gadget kurang dapat memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Interaksi intensif antara orang tua dan anak mampu menjadi senjata ampuh dalam membatasi penggunaan gadget oleh anak.

Buatlah percakapan yang ringan dan menarik bersama buah hati Anda. Dengan sendirinya anak akan senang ketika berada di dekat Anda dan mengabaikan gadget.

Hal ini juga mampu melatih komunikasi anak secara baik. Kemampuan verbal adalah kemampuan dasar dalam menekuni profesi apa pun. Orang yang memiliki kemampuan verbal yang baik akan lebih mudah bekerja dalam tim dan membangun ekosistem kerja yang eksklusif.

Baca juga: Menyiapkan Tugas Perkembangan Anak Usia 5 Tahun

3. Ajari Anak Agar Mudah Tersenyum

Tidak perlu bingung mengenai teknis atau cara yang tepat dalam membangun komunikasi yang baik dengan anak. Mulailah dengan hal-hal sederhana seperti tersenyum.

Senyum merupakan pengajaran yang mudah kepada anak. Dengan mengajari anak untuk tersenyum itu akan membentuk pribadi anak menjadi pribadi yang aktif dan ceria.

Tahap selanjutnya, Anda bisa memulai untuk mengenalkan kepada anak Anda tentang percakapan sehari-hari. Bisa dengan memuji hal-hal kecil atau melarangnya ketika melakukan hal yang tidak seharusnya.

Aktivitas sederhana seperti hal di atas mampu menjadi metode ampuh dalam melatih keterampilan komunikasi anak. Anak adalah peniru yang ulung. Maka berilah teladan yang baik kepada anak dan bangun kedekatan personal yang kuat sehingga ketika datang pengaruh buruk dari luar, anak akan terbuka kepada orang tuanya.

4. Edukasi Seks Sejak Dini

Selain membangun komunikasi yang baik, hal yang tidak kalah penting ihwal cara mendidik anak laki-laki sejak bayi adalah edukasi dasar tentang seks kepada anak. Pendidikan seks itu harus diajarkan sejak dini dengan cara tang tepat.

Ya, jangan menganggap hal ini sebagai hal yang tabu sebab maraknya kasus pedofilia yang merajalela. Hal ini tentu sangat meresahkan khususnya bagi orang tua yang memiliki anak yang masih kecil.

Maka sebelum hal-hal seperti itu terjadi, perlu sekali agar anak memiliki pengetahuan mengenai hal tersebut. Akan lebih baik juga jika anak mendapatkan pengetahuan tersebut langsung dari kita daripada dari lingkungan luar yang tidak kita tahu mengajarkan seperti apa tentang hal-hal semacam itu.

Beritahu mereka tentang kegunaan alat kelamin selain untuk mengeluarkan urine. Ajarkan anak agar memiliki rasa malu terkait alat kelamin.

Kenalkan mereka kepada fungsi dan etika berkenaan dengan organ reproduksi. Gunakan saja istilah ilmiah yang tidak ambigu agar tidak membingungkan sang anak.

Ingat, masa anak-anak adalah masa mereka meniru banyak hal dari apa yang ia saksikan. Proses edukasi semacam ini tentu harus secara gamblang dan jelas sehingga tidak menyebabkan miss informasi bagi anak.

Tentu tidak di ranah publik, harus pada saat yang tepat. Anak harus mendapat informasi yang komprehensif dan model yang benar karena kemampuan analitik anak belum sempurna.

Anak baru berada di tahap meniru. Maka berilah teladan yang benar. Jika pengetahuannya benar, tentulah anak dapat menjadi bijak untuk mengelola ilmu tersebut.

Ajarkan anak betapa vital dan pentingnya organ reproduksi pada manusia. Kemudian anak mampu menghargai organ miliknya dan bagian lain yang ada di tubuhnya.

Meski dengan nada santai, tekankan bahwa itu adalah hal yang serius sehingga anak akan menelannya sebagai informasi yang benar dari orangtuanya.

5. Vitalnya Figur Seorang Ayah

Bagi anak laki-laki, penting kiranya untuk memiliki figur ayah yang baik sehingga sosok ayah akan menjadi pahlawan dan teladan bagi sang anak. Terlebih edukasi seks, sosok ayah adalah orang yang tepat untuk mengajarkan kepadanya perihal tersebut dan ihwal maskulinitas lainnya.

Bagi ayah, sering-seringlah bermain dengan anak laki-laki. Luangkan waktu meskipun Anda juga lelah bekerja.

Ajaklah ke dalam permainan edukatif dan kompetitif seperti bermain bola atau gulat-gulatan. Hal ini akan mendidik anak menjadi pribadi yang kompetitif dan mengembangkan nalar berpikir mereka.

Selain jiwa kompetitif, permainan semacam ini mampu menjadi cara mendidik anak laki-laki sejak bayi yang konstruktif. Anak yang senang dengan permainan semacam itu, secara alamiah akan terbentuk menjadi hobinya sehingga anak memiliki pelarian yang positif ketika mengalami problem lainnya.

Selain beberapa poin diatas pastinya masih banyak cara mendidik anak laki-laki. Namun dengan melakukan hal-hal yang sederhana sejatinya kita telah menyiapkan mereka pada satu tahap yang lebih baik.

Tinggalkan komentar