Cara Anak Mandiri Sejak Kecil

Cara Anak Mandiri – Kemandirian adalah modal penting untuk menjalani sebuah kehidupan. Pada dasarnya setiap manusia membutuhkan bantuan orang lain.

cara anak mandiri sejak kecil

Akan tetapi meskipun begitu, tetap saja kemandirian juga diperlukan. Karena tidak semua orang bisa membantumu dalam keadaan apapun. Mereka juga memiliki kesibukan sendiri.

Nah ngomong-ngomong soal mandiri, kemandirian itu bukan lahir dengan sendirinya tapi harus dibentuk. Buat orang tua yang saat ini sedang memiliki anak kecil dan sedang lucu-lucunya, sebaiknya jangan lupa melatihnya agar bisa mandiri sejak ia kecil.

Mengapa begitu? Sebab ketika anak nanti dewasa mereka tak mungkin masih menggantungkan hidupnya pada orang tuanya. Terkadang memanjakan anak itu memang perlu.

Namun alangkah baiknya memanjakannya sesuai porsinya saja. Jangan sampai anak-anak kita larut dengan kemanjaan hingga dia tidak mandiri.

Anak-anak yang kurang mandiri cenderung mudah sekali murung. Karena apa, acapkali Mereka menginginkan sesuatu, sesuatu itu bisa langsung didapatkan.

Saat bergaul dengan teman sebayanya, anak-anak kita tidak mendapatkan apa yang selalu dia dapatkan saat bersama kita. Ketika kejadian itu ia rasakan, mereka akan murung dan mudah putus asa.

Kadang pula anak yang kurang mandiri, biasanya kurang rasa empati dan cenderung egois. Apapun yang ia mau harus bisa dilaksanakan dan dituruti.

Apabila saat dengan orang tua yang mampu, hal itu wajar-wajar saja. Akan tetapi saat bersama teman, tentunya teman sebayanya tidak bisa menuruti seperti orang tuanya.

Orang Tua Tidak Tega

Melatih kemandirian memang baiknya dilakukan sejak anak kita kecil. Sebab dengan kebiasaan yang sudah kita terapkan pada mereka, mereka akan mengetahui manfaat dari apa yang sudah kita tanamkan saat mereka kecil dulu.

Mereka dengan keuletannya akan bisa mengatasi masalah demi masalah di dalam hidupnya dengan sendirinya tanpa harus terus melibatkan orang tua. Meminta bantuan memang perlu, namun jika bisa dilakukan dengan sendirinya mengapa harus meminta bantuan?

Toh tidak semua orang punya waktu luang untuk membantu kita. Hal itulah yang melandasi mengapa sangat penting mengajarkan anak mandiri sejak kecil.

Walaupun kadang saat orang tua melatih anak untuk mandiri, orang tua merasa tidak tega karena buah hatinya yang manis itu harus susah-payah berlatih sedemikian rupa. Perasaan semacam itu sebaiknya dikesampingkan terlebih dulu. Agar anak mau berlatih mandiri dan tidak terlalu manja.

Baca juga: Cara Menjaga Motivasi Anak PAUD agar Tetap Semangat Belajar

Cara Anak Mandiri Sejak Kecil

Kalau memang tidak tega, sebagai orang tua kamu bisa kok mencoba cara ini. Caranya cukup mudah dan mungkin tidak sampai melukai salah satu anggota tubuh anak kita. Hanya dengan mengikuti segala aktivitas dan mengarahkan sang buah hati, sudah merupakan cara cara agar anak bisa mandiri.

Cara-cara ini sangat ampuh dan anak akan lebih cepat mandiri. Tentunya dengan syarat orang tua tidak terlalu cemas. Oh iya tidak usah ah terlalu lama lama-lama ya. Inilah beberapa cara agar anak bisa mandiri sejak ia kecil.

1. Biasakan Anak Membereskan Mainannya Sendiri

Anak-anak kecil memang lagi senang-senangnya bermain. Oleh sebab itu, orang tua biasanya membelikan anak-anak banyak mainan.

Mulai dari mobil-mobilan, motor-motoran, dan jenis-jenis hewan semuanya tersedia di rumah. Saat anak mulai aktif bermain mainan yang sudah tersedia tersebut, biasanya mereka akan meninggalkan mainan itu begitu saja setelah selesai.

Nah dari situlah seharusnya orang tua mulai melatih mandiri anaknya. Dengan cara apa, yaitu itu dengan cara cara meminta anak untuk membereskan mainan-mainan itu ke tempat semula.

Atau misalkan kalau mereka tidak mau, meminta tolonglah pada mereka untuk membantumu membereskan mainannya. Dengan cara itu kamu bukan hanya melatih anak mandiri, tetapi juga menumbuhkan rasa empati pada anak-anak.

Nanti jika sudah terbiasa, tanpa disuruh anak-anak akan membereskan mainannya sendiri. Karena mereka tahu hal itu sudah menjadi kewajiban mereka. Selain mengajarkan hal itu, orang tua juga menasihati bahwa rumah yang berantakan bukankah rumah yang baik.

Nasihat itu akan terekam di otak mereka dan nanti saat melihat barang-barang yang berantakan, secara reflek mereka akan membereskannya. Bukankah hal itu tidak terlalu menakutkan? Sehingga orangtua tidak perlu khawatir yang berlebih.

2. Membereskan Tempat Tidur

Cara kedua bisa dilakukan setelah anak bangun tidur. Biasanya nya tempat tidur akan berantakan setelah digunakan semalaman.

Karena kegiatan yang dilakukan di bawah alam sadar tidak dapat dikontrol dengan baik. Sehingga bantal, guling, selimut berantakan di mana-mana.

Hal ini tentu menggugah orang tua untuk membereskan setelah semua bangun dari tempat tidur. Dan anak dibiarkan pergi begitu saja tanpa diajak membereskan. Kebiasaan ini tentu menjadi kebiasaan yang kurang baik.

Sebab anak-anak akan terbiasa abai pada lingkungan sekitarnya sekaligus tidak mandiri. Oleh karena itu biasanya anak untuk membereskan tempat tidur.

Sehingga nantinya anak-anak akan terbiasa membereskan tempat tidur setelah mereka bangun. Hal itu membuat anak akan lebih mandiri. Dari hal-hal yang sederhana kita sudah dapat bisa membentuk karakter si anak agar mandiri sejak dini.

3. Memintanya Memilih Baju Sendiri

Setiap hari tentunya anak-anak memakai baju. Karena ingin terlihat lebih rapi saja, biasanya orang tua lah yang memilihkan baju untuk si anak.

Hal itu sah-sah saja dan malah tergolong perbuatan yang bagus. Anak-anak yang memakai baju rapi dan wangi akan senang untuk didekati dan auranya pun baik. Sehingga kadang untuk memarahinya pun tidak akan tega.

Namun jangan terus-terusan memilihkan baju ketika anak hendak berpakaian. Sebaiknya mulailah melatih anak agar mereka bisa memilih baju sendiri yang menurut orang tua rapi.

Berikan tanda-tanda bagaimana baju yang rapi itu pada anak. Agar anak tahu mana baju yang bagus dan mana batu yang tidak.

Latihan memilih baju itu suatu saat akan benar-benar membantunya. Kapan itu? Ketika kamu sedang sibuk dan anak terburu-buru hendak pergi entah ke sekolah ah atau main dengan temannya.

Jika sudah dibiasakan seperti itu, maka anak akan dengan sendirinya memilih baju yang tepat tanpa harus menunggu dan mengganggu kesibukanmu.

4. Menggosok Gigi

Jika belum bisa mandi sendiri, sebaiknya ajarkan hal-hal yang sederhana saat mereka mandi. Seperti saat menggosok gigi.

Contohkanlah cara menggosok gigi yang baik itu seperti apa. Dan arahkan mereka cara membersihkan gigi dari depan hingga ke belakang.

Dengan sesederhana itu anak akan terbiasa mandiri dan tentunya kesehatan serta kebersihan tubuh akan tetap mereka jaga meskipun saat kamu sibuk. Anak akan terbiasa mandi dengan benar dan menggosok gigi dengan benar jika sungguh-sungguh kamu latih.

Jadi tidak perlu melatih hal-hal yang berat sebagai cara anak mandiri. Ingat tugas-tugas perkembangan itu ada masanya dan orang tua harus bijak memilihnya.

 

Tinggalkan komentar